YAYASAN PENDIDIKAN WIDYA BAKTI YOGYAKARTA
YAYASAN PENDIDIKAN WIDYA BAKTI YOGYAKARTA
YAYASAN PENDIDIKAN
WIDYA BAKTI YOGYAKARTA

Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) menyelenggarakan International Seminar on Research of Information Technology and Intelligent Systems (ISRITI) 2021 untuk keempat kalinya. Prof. Yoni Nazarathy dari Universitas Queensland Australia dan Ts. Dr. Madihah Mohd Saudi dari Universiti Sains Islam Malaysia, menjadi pembicara seminar tahun ini. 

Peserta dari 20 negara mengikuti konferensi tingkat internasional yang didukung oleh IRSI dan IEEE ini secara virtual (16/12). 

“Secara total, ada 302 makalah yang diajukan dalam ISRITI 2021. Setiap makalah ditinjau dengan ketat oleh para reviewer, dan hasilnya sebanyak 140 makalah diterima dengan tingkat penerimaan 46,3%”, urai Dr. Bambang P. D. P. S.E., Akt, S.Kom., MMSI, General Chairman  ISRITI 2021. 

Tema ISRITI 2021 ‘Machine Learning for Data Science’, dipilih berkat kemajuan Artificial Intelligence (AI) beberapa tahun terakhir, khususnya di bidang machine learning. 

Ir. Totok Suprawoto, M.M., M.T., Rektor UTDI menjelaskan bahwa data science dan machine learning menjadi primadona dalam revolusi industri 4.0. Dari model machine learning inilah akan lahir sebuah terobosan baru bidang teknologi.

Ir. Teguh Wijono Budi Prasetijo, M.M., Ketua Yayasan Pendidikan Widya Bakti Yogyakarta, bangga akan terselenggaranya seminar internasional ini. “ISRITI diselenggarakan sebagai upaya para periset UTDI berprestasi di tingkat global”. 

Penyelenggara  berharap kehadiran ISRITI 2021 dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap machine learning dalam data science.

Dua lembaga di bawah naungan Yayasan Pendidikan Widya Bakti Yogyakarta, yaitu Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) dan PT Wabi Teknologi Indonesia (Wabi), menjalin kerjasama bidang pengembangan perekonomian dengan Pemda Bantul melalui Dinas Kominfo. Kerjasama dituangkan dalam bentuk pembuatan marketplace Bantul Online Shop (BOS).

Direktur Wabi, Aloysius Agus Subagyo SE MSi menyebutkan bahwa aplikasi BOS sedang dalam taraf pengembangan. Proyek ini dikoordinasi oleh Cosmas Haryawan S.TP., S. Kom., M. Cs., selaku VP Engineering Wabi. Tim ini didukung oleh Dinas Kominfo Kabupaten Bantul, Dewan Smart City Bantul, dan BPD DIY Cabang Bantul.

Kepala BPD DIY Cabang Bantul, Hetty Widiastuti S.E., M.M., memberikan dukungan melalui pendanaan CSR demi memajukan kehidupan perekonomian masyarakat, terutama untuk para pedagang dan UKM di wilayah Bantul.

Ir. Teguh Wijono Budi Prasetyo, M.M., Ketua Yayasan Pendidikan Widya Bakti Yogyakarta, berharap kerjasama ini akan mempercepat proses transformasi teknologi digital, sebagai sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga Bantul.

Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Pemerintah Kabupaten Bantul berhasil meluncurkan Aplikasi Registasi Destinasi Wisata (Resi Deswita). Aplikasi bertujuan untuk mendata keberadaan dan kondisi obyek wisata di wilayah Kabupaten Bantul. Aplikasi ini merupakan karya pengabdian masyarakat dua orang dosen UTDI yaitu Edi Faizal, S.T., M.Cs. dan Ir. Totok Suprawoto, M.M., M.T., dengan melibatkan mahasiswa UTDI. Bupati Bantul, H. Abdul Halim Muslih telah me-launching aplikasi tersebut pada tanggal 2 November lalu.

“Dengan adanya aplikasi ini, destinasi wisata yang ada di wilayah Bantul akan terdata dengan baik, sehingga pengelolaan, pembinaan dan pengawasan oleh Pemkab Bantul akan lebih mudah”, ungkap Totok, salah satu developer aplikasi, juga menjabat sebagai Rektor UTDI. Edi Faizal menyebutkan, data – data yang ada dalam Aplikasi Resi Deswita, dapat menjadi pedoman dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan berkelanjutan di sektor pariwisata Kabupaten Bantul.

Nova Lenti, S.Si., M.T., Kepala LPPM UTDI menjelaskan, demi mewujudkan pengembangan penelitian dan pengabdian masyarakat yang tepat guna, LPPM UTDI memiliki komitmen untuk ikut aktif berkontribusi terhadap pembangunan bangsa berbasis teknologi digital, salah satunya diwujudkan melalui Aplikasi Resi Deswita ini.

Ir. Teguh Wijono Budi Prasetijo, M.M., Ketua Yayasan Pendidikan Widya Bakti Yogyakarta, Badan Penyelenggara UTDI, menyatakan dukungannya atas diluncurkannya aplikasi ini. “Keberadaan UTDI harus mampu memberikan banyak manfaat bagi pemerintah dan masyarakat,” tegasnya.

Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) menjalin kerjasama dengan Pemerintah Daerah Manokwari Papua Barat untuk membangun arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Pemerintah Kabupaten Manokwari.

Penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan oleh Ketua Yayasan Pendidikan Widya Bakti Yogyakarta, Ir. Teguh Wijono Budi Prasetijo, M.M., dan Kepala Dinas Persandian, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Manokwari, Bondan Santoso di Kampus UTDI (10/12). Turut hadir dalam pertemuan ini adalah Rektor UTDI, Ir. Totok Suprawoto, M.M., M.T dan Kaprodi Magister Teknologi Informasi (MTI), Dr. Bambang P.D.P., S.E. Akt., S.Kom., MMSI.

Kerjasama ini bertujuan untuk membuat arsitektur serta peta jalan dari SPBE untuk Kabupaten Manokwari. Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan pemerintah Kabupaten Manokwari bisa mempunyai panduan untuk pengembangan SPBE sesuai dengan cetak biru SPBE Indonesia. 

"Kerjasama ini merupakan wadah untuk mengembangkan ilmu pengetahuan pada tataran praktik di lapangan sehingga bisa memperkaya khasanah keilmuan dari sivitas akademika MTI UTDI", ujar Kaprodi MTI UTDI. Bondan Santoso pun menyampaikan penghargaan tinggi kepada UTDI dan berharap kerjasama kedua pihak dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan menyampaikan ungkapan terima kasih atas kepercayaan Pemda Manowari kepada UTDI. “Melalui kerjasama ini, UTDI dapat berkontribusi mewujudkan e-government di Kabupaten Manokwari”.

Yayasan Pendidikan Widya Bakti Yogyakarta

Jl Raya Janti (Majapahit) No. 143, Yogyakarta, 55198
Email : ypwb@utdi.ac.idTelepon : +62 (274) 484178
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram